Setelah membaca kata PHP apa yang terlintas dipikiran Anda? Tentunya buka "Pemberi Harapan Palsu" atau "Pemberi Harapan Pasti" yaa hehehe
PHP disini yang kita maksud adalah Personal Home Page (Situs Personal), PHP merupakan bahasa script yang dapat ditanamkan atau disisipkan kedalam HTLM. PHP banyak dipakai untuk memrogram sits web dinamis, PHP juga dapat digunakan membangun sebuah CMS.
Mengenal
Folder htdoc
Agar dapat
mengakses halaman PHP dari web browser, maka anda harus menempatkan file PHP di
dalam folder khusus yang merupakan folder home dari web server.
Pada aplikasi XAMPP,
folder tersebut adalah folder htdocs yang berada di dalam folder
instalasi XAMPP. Jika anda mengubah tempat instalasi XAMPP menjadi D:\xampp (jika
mengikuti tutorial sebelumnya), maka folder tersebut seharusnya berada di D:\xampp\htdocs.
Anda bisa meletakkan file PHP langsung di dalam folder
ini, atau agar memudahkan pencarian file, buatlah sebuah folder baru di dalam
folder htdocs ini. Untuk tutorial belajar PHP di dalamduniailkom ini,
saya akan membuat folder “Monica”. Folder belajar inilah yang akan
kita jadikan sebagai tempat file PHP nantinya.
Cara Menulis File PHP
File PHP pada dasarnya merupakan file text
biasa yang bisa dibuat menggunakan aplikasi notepad bawaan windows, namun untuk
fitur yang lebih, anda dapat menggunakan aplikasi editor text sepertiNotepad++, yang
dapat di download di http://notepad-plus-plus.org/download/.
Kembali ke folder Monica yang berada di D:\xampp\htdocs\belajar, kita
akan membuat sebuah file baru. Untuk pembuatan file ini anda dapat menggunakan
notepad bawaan Windows maupunNotepad++.
Sebagai isian dari file tersebut, silahkan ketikkan kode
berikut:
<htm<html>
<head>
<title>Praktikum AlPro</title>
</head>
<body>
<?php
echo "<h1>PRAKTIKUM ALGOROTMA dan
PEMROGRAMAN 2</h1>
<p>Nama : Monica Rachma Marantika</p>
<p>Npm : 1410128262057 </p>
<p>Kelas : IIB</p> ";
$no02="1";
$nama02="Nur
Fharid";
$npm02="1410128252054";
$prodi02="Teknik
Informatika";
$email02="nurfharid19@yahoo.com";
$no03="2";
$nama03="Abdul
Jalal";
$npm03="1410128252055";
$prodi03="Teknik
Informatika";
$email023="j.abdul18@gmail.com";
$no03="3";
$nama03="Khaidar
Salman";
$npm03="1410128252056";
$prodi03="Teknik
Informatika";
$email03="KhaidarS@gmail.com";
?>
<table border=1>
<th>NO</th>
<th>NAMA</th>
<th>NPM</th>
<th>PRODI</th>
<th>E-MAIL</th>
<tr>
<td>1</td>
<td>Nur Fharid</td>
<td>1410128262054</td>
<td>Teknik Informatika</td>
<td>Nurfharid19@yahoo.com
</tr>
<td>2</td>
<td>Abdul Jalal</td>
<td>1410128252055</td>
<td>Teknik Informatika</td>
<td>j.abdul18@gmail.com</td>
</tr>
<td>3</td>
<td>Khaidar Salman</td>
<td>1410128262055</td>
<td>Teknik Informatika</td>
<td>KhaidarS@yahoo.com</td>
</tr>
<body bg background="flower.jpg">
</body>
</html>
Lalu savelah sebagai coba.php. Sehingga file
tersebut akan berada pada alamat D:\xampp\htdocs\belajar\coba.php. Sampai
tahap ini, sebenarnya kita telah membuat sebuah file PHP sederhana. Untuk
menjalankannya, kita harus menggunakan web browser.
Cara Menjalankan File PHP
Selanjutnya buka browser, dan ketikkan alamat berikut: localhost/belajar/coba.php pada
address bar dan tekan Enter.
Jika anda mengikutinya langkah-langkah diatas dengan
benar, maka di dalam web browser akan tampil seperti tampilan di berikut:
Selamat! Anda telah berhasil menjalankan file PHP pertama
anda, walaupun file PHP tersebut tidak mengerjakan apa-apa selain menampilkan
beberapa baris text.
Sebelum mengakhiri tutorial ini, ada beberapa hal yang
perlu diperhatikan terkait cara menjalankan file PHP:
File php yang akan dijalankan harus berada di
dalam folder D:\xampp\htdocs, baik itu di dalam folder tersebut, atau
folder-folder dibawahnya. Untuk menjalankan di dalam browser, anda tinggal
mengganti alamat D:\xampp\htdocs menjadi localhost. Namun Jika file
php tersebut berada di luar folder htdoc, maka web server tidak bisa
mengaksesnya.
Setiap file PHP harus ditulis menggunakan
akhiran .php (walaupun hal ini bisa dirubah pada settingan modul
php).
Penamaan file PHP, harus tanpa spasi dan sebaiknya
menggunakan huruf kecil. Anda dapat menggunakan underscore (_)
sebagai pengganti spasi.
Nah cukup sekian dulu ya guys pembahasan PHP dengan
XAMPP, sampai jumpa dipostingan berikutnya.. Salam Terhangat dan See You
again....