Kamis, 28 Mei 2015

Cara Menjalan File PHP Dengan XAMPP

Setelah membaca kata PHP apa yang terlintas dipikiran Anda? Tentunya buka "Pemberi Harapan Palsu" atau "Pemberi Harapan Pasti" yaa hehehe
PHP disini yang kita maksud adalah Personal Home Page (Situs Personal), PHP merupakan bahasa script yang dapat ditanamkan atau disisipkan kedalam HTLM. PHP banyak dipakai untuk memrogram sits web dinamis, PHP juga dapat digunakan membangun sebuah CMS.


Mengenal Folder htdoc
Agar dapat mengakses halaman PHP dari web browser, maka anda harus menempatkan file PHP di dalam folder khusus yang merupakan folder home dari web server.

Pada aplikasi XAMPP, folder tersebut adalah folder htdocs yang berada di dalam folder instalasi XAMPP. Jika anda mengubah tempat instalasi XAMPP menjadi D:\xampp (jika mengikuti tutorial sebelumnya), maka folder tersebut seharusnya berada di D:\xampp\htdocs.
Anda bisa meletakkan file PHP langsung di dalam folder ini, atau agar memudahkan pencarian file, buatlah sebuah folder baru di dalam folder htdocs ini. Untuk tutorial belajar PHP di dalamduniailkom ini, saya akan membuat folder “Monica”. Folder belajar inilah yang akan kita jadikan sebagai tempat file PHP nantinya.

Cara Menulis File PHP
File PHP pada dasarnya merupakan file text biasa yang bisa dibuat menggunakan aplikasi notepad bawaan windows, namun untuk fitur yang lebih, anda dapat menggunakan aplikasi editor text sepertiNotepad++, yang dapat di download di http://notepad-plus-plus.org/download/.
 Kembali ke folder Monica yang berada di D:\xampp\htdocs\belajar, kita akan membuat sebuah file baru. Untuk pembuatan file ini anda dapat menggunakan notepad bawaan Windows maupunNotepad++.
Sebagai isian dari file tersebut, silahkan ketikkan kode berikut:

<htm<html>
<head>
<title>Praktikum AlPro</title>
</head>
<body>
<?php

echo "<h1>PRAKTIKUM ALGOROTMA dan PEMROGRAMAN 2</h1>
<p>Nama : Monica Rachma Marantika</p>
<p>Npm : 1410128262057 </p>
<p>Kelas : IIB</p> ";

     
      $no02="1";
      $nama02="Nur Fharid";
      $npm02="1410128252054";
      $prodi02="Teknik Informatika";
      $email02="nurfharid19@yahoo.com";
     
      $no03="2";
      $nama03="Abdul Jalal";
      $npm03="1410128252055";
      $prodi03="Teknik Informatika";
      $email023="j.abdul18@gmail.com";

      $no03="3";
      $nama03="Khaidar Salman";
      $npm03="1410128252056";
      $prodi03="Teknik Informatika";
      $email03="KhaidarS@gmail.com";
?>
<table border=1>
           
<th>NO</th>
<th>NAMA</th>
<th>NPM</th>
<th>PRODI</th>
<th>E-MAIL</th>

          <tr>
<td>1</td>
<td>Nur Fharid</td>
<td>1410128262054</td>
<td>Teknik Informatika</td>
<td>Nurfharid19@yahoo.com
               </tr>
<td>2</td>
<td>Abdul Jalal</td>
<td>1410128252055</td>
<td>Teknik Informatika</td>
<td>j.abdul18@gmail.com</td>
               </tr>
<td>3</td>
<td>Khaidar Salman</td>
<td>1410128262055</td>
<td>Teknik Informatika</td>
<td>KhaidarS@yahoo.com</td>
               </tr>

<body bg background="flower.jpg">
</body>

</html>

Lalu savelah sebagai coba.php. Sehingga file tersebut akan berada pada alamat D:\xampp\htdocs\belajar\coba.php. Sampai tahap ini, sebenarnya kita telah membuat sebuah file PHP sederhana. Untuk menjalankannya, kita harus menggunakan web browser.

Cara Menjalankan File PHP
Selanjutnya buka browser, dan ketikkan alamat berikut: localhost/belajar/coba.php pada address bar dan tekan Enter.
Jika anda mengikutinya langkah-langkah diatas dengan benar, maka di dalam web browser akan tampil seperti tampilan di berikut:


Selamat! Anda telah berhasil menjalankan file PHP pertama anda, walaupun file PHP tersebut tidak mengerjakan apa-apa selain menampilkan beberapa baris text.
Sebelum mengakhiri tutorial ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait cara menjalankan file PHP:
File php yang akan dijalankan harus berada di dalam folder D:\xampp\htdocs, baik itu di dalam folder tersebut, atau folder-folder dibawahnya. Untuk menjalankan di dalam browser, anda tinggal mengganti alamat D:\xampp\htdocs menjadi localhost. Namun Jika file php tersebut berada di luar folder htdoc, maka web server tidak bisa mengaksesnya.
Setiap file PHP harus ditulis menggunakan akhiran .php (walaupun hal ini bisa dirubah pada settingan modul php).
Penamaan file PHP, harus tanpa spasi dan sebaiknya menggunakan huruf kecil. Anda dapat menggunakan underscore (_) sebagai pengganti spasi.

Nah cukup sekian dulu ya guys pembahasan PHP dengan XAMPP, sampai jumpa dipostingan berikutnya.. Salam Terhangat dan See You again....

1 komentar:

Unknown mengatakan...

baguuss postingannya :)

Posting Komentar

Template by:

Free Blog Templates